A. Pengertian dan Konsep
Kurikulum Dalam Pendidikan
Pengertian
dan Konsep Kurikulum Dalam Pendidikan, menarik untuk di bahas. Istilah
kurikulum telah menjadi istilah lazim dunia pendidikan dalam bahasa Indonesia.
Secara etimologis atau asal kata, istilah ini merupakan serapan dari bahasa
Yunani. Yang awalnya digunakan untuk dalam dunia olah raga, berasal
dari kata “curir“ artinya pelari. Sementara “curere“
artinya ditempuh atau berpacu. Yaitu jarak yang harus
ditempuh oleh seorang pelari. Konsep kurikulum sudah ada sejak zaman Yunani
kuno, yakni kumpulan beberapa mata pelajaran yang harus disampaikan oleh guru
dan dipelajari oleh siswa.
Mendasarkan
pada makna yang terkandung dari beberapa uraian diatas, kurikulum sebagai
program pendidikan harus mencakup :
- Sejumlah mata pelajaran atau organisasi pengetahuan.
- Pengalaman belajar atau kegiatan belajar.
- Program belajar (plan for learning) untuk siswa.
- Hasil belajar yang diharapkan.
Dari
rumusan tersebut, kurikulum diartikan sebagai program dan
pengalaman belajar serta hasil-hasil belajar yang diharapkan. Rumusan ini juga mengandaikan bahwa kurikulum
diformulasikan melalui pengetahuan dan kegiatan yang tersusun secara
sistematis yang diberikan kepada siswa di bawah tanggung jawab sekolah untuk
membantu pertumbuhan dan perkembangan pribadi dan kompetensi sosial siswa.
Seiring
dengan perubahan zaman, pengertian kurikulum berubah. Pandangan
lama, atau sering juga disebut pandangan
tradisional, merumuskan bahwa kurikulum adalah sejumlah mata pelajaran yang
harus ditempuh murid untuk memperoleh ijazah.
Pengertian
tadi mempunyai implikasi sebagai berikut:
- Kurikulum terdiri atas sejumlah mata pelajaran.
- Mata pelajaran adalah sejumlah informasi atau pengetahuan, sehingga penyampaian.
- mata pelajaran pada siswa akan membentuk mereka menjadi manusia yang mempunyai kecerdasan berpikir. Mata pelajaran menggambarkan kebudayaan masa lampau.
- Tujuan mempelajari mata pelajaran adalah untuk memperoleh ijazah.
- Adanya aspek keharusan bagi setiap siswa untuk mempelajari mata pelajaran yang sama.
- Sistem penyampaian yang digunakan oleh guru adalah sistem penuangan (imposisi).Intinya, ruang lingkup kurikulum adalah berkisar pada rencana pembelajaran.
Pengertian
dan konsep kurikulum Dalam pandangan John Dewey, kurikulum merupakan
rekonstruksi yang berkelanjutan. Dimulai dari pengalaman yang dimiliki murid
kemudian direpresentasikan dalam pelajaran. Berdasar wawasan Dewey, bisa
ditarik kesimpulan bahwa rujukan utama penyusunan kurikulum adalah berakar dari
pengalaman masing-masing siswa. Pendapat John Dewey ini juga diamini oleh
beberapa pakar hingga tahun 1957. Hampir semua pakar kurikulum sepakat bahwa
sumber kurikulum adalah pada pengalaman siswa.
Pandangan
baru mengenai kurikulum terliat dari pendapat Ronald C. Doll (1974) yang
menyatakan bahwa ruang lingkup kurikulum semakin luas. Termasuk dalam hal isi
dan proses kurikulum yang semakin melebar, pemaknaan tentang pengalaman siswa
juga ikut melebar, yaitu mencakup pengalaman di sekolah, di rumah, atauapun di
masyarakat.
Berbeda
dan lebih jauh daru ahlu di atas, Zais memberikan pandanganya tentang ruang
lingkup kurikulum. Bahwa kurikulum mencakup dua hal. Yaitu materi pembelajaran
dan prosedur dalam proses pembelajaran. Sehingga kurikulum sudah dianggap
memiliki kedudukan sentral dalam proses pembelajaran.
Konsep
kurikulum dalam arti luas atau modern tidak hanya mencakup tentang rencana
pembelajaran saja. Akan tetapi juga mencakup tentang segala sesuatu yang nyata
yang terjadi dalam proses pendidikan di sekolah, baik di dalam ataupun di luar
kelas. Maka kurikulum bisa diartikan juga sebagai entitas pendidikan yang
mengatur tentang kegiatan intrakulikuler dan ekstrakulikuler.
Pengertian-pengertian
dan gagasan-gagasan baru tentang kurikulum akan selalu muncul seiring
perkembangan zaman. Teori-teori baru akan muncul karena manusia pemikir
pendidikan memang tidak akan pernah merasa puas pada satu hakikat saja.Para
ahli-ahli baru dalam bidang pendidikan akan muncul dan membawa serta teor-teori
baru pendidikan.
Secara
konseptual urikulum secara garis besar mempunyai tiga ranah yaitu :
·
Kurikulum sebagai substansi.
Kurikulum
sebagai substansi, yaitu kurikulum dipandang sebagai rencana pendidikan di
sekolah atau sebagai suatu perangkat tujuan yang ingin dicapai. Suatu kurikulum
digambarkan sebagai dokumen tertulis yang berisi rumusan tentang tujuan, bahan
ajar, kegiatan belajar-mengajar, jadwal, dan evaluasi yang telah disepakati dan
di setujui bersama oleh para penyusun kurikulum dan pemangku kebijaksanaan
dengan masyarakat.
·
Kurikulum sebagai sistem
Kurikulum
sebagai sistem, yaitu sistem kurikulum merupakan bagian dari sistem sekolah,
sistem pendidikan, dan sistem masyarakat. Hasil dari sistem kurikulum adalah
tersusunnya suatu kurikulum. Kurikulum sebagai sistem mempunyai fungsi
bagaiamana cara memelihara kurikulum agar tetap berjalan dinamis.
·
Kurikulum sebagai bidang studi.
Kurikulum
sebagai suatu bidang studi, kurikulum disisni berfungsi sebagai suatu disiplin
yang dikaji di lembaga pendidikan seperti perguruan tinggi. Tujuan kurikulum
sebagai suatu bidang studi adalah untuk mengembangkan ilmu kurikulum dan sistem
kurikulum. Mereka yang mendalami bidang kurikulum mempelajari tentang konsep
dasar kurikulum, mereka juga melakukan kegiatan penelitian dan percobaan guna
menemukan hal-hal baru yang dapat memperkuat dan memperkaya bidang studi
kurikulum.
DAFTAR PUSTAKA
Lias
Hasibuan, Kurikulum dan
Pemikiran Pendidikan (Jakarta: Gaung Persada,
2010), 2.
I Made
Kartikasari Pengertian Peranan dan
Fungsi Kurikulum, 1.
Juliper
Simanjuntak, Pengertian Peranan dan
Fungsi Kurikulum, 4.
——————– Foundations of Curriculum, 3-4.
Sukmadinata, Pengembangan, 4.
Choirul
Anam, Pengembangan Kurikulum
Pendidikan Agama Islam (Sidoarjo:
Qisthoh
Digital
Press,
2009), 2.
Tim
Pengembang Ilmu Pendidikan FIP – UPI, Ilmu dan Aplikasi Pendidikan,
Bagian
I (Jakarta: PT
Imperial Bhakti Utama, 2007), 94
https://www.rangkumanmakalah.com/pengertian-dan-konsep-kurikulum-dalam
pendidikan/


Karena ktmurikulum terlihat mampu meningkat kan proses pembelajaran siswa lebih kreatif dan sistem kurikulum merupakan bagian dari sistem sekolah, sistem pendidikan, dan sistem masyarakat.😊
BalasHapus@yossa. Kurikulum juga harus mempunyai suatu metode penialaian hasil belajar yang diberikan untuk mengetahui dan memperbaiki pencapaian kompetensi. Instrumen penilaian adalah alat untuk mengetahui kekurangan yang dimiliki setiap peserta didik dan kekurangan tersebut harus diikuti dengan proses perbaikan terhadap kekurangan dalam hasil belajar yang dimiliki peserta didik.
Hapuskurikulum merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan
BalasHapus@Maryani. Betul sekali Kurikulum adalah alat untuk mencapai tujuan Pendidikan Tapi Kurikulum juga harus Terkonsep dan TerImplementasikan dengan biak juga harusnya.
HapusKurikulum 2013 di harapkan dapat membuat peserta didik lebih memahami apa yang telah di pelajarinya dan mampu menerapkannya dalam kehidupan
BalasHapus@Dian Wahyuni. Kurikulum 2013 juga berfungsi sebagai Pedoman yang memberikan arah dan tujuan Pendidikan, serta isi yang harus dipelajari.
HapusDengan berganti ganti kurikulum apakah dapat menjadi jaminan agar pendidikan lebih maju?
BalasHapusDengan berganti ganti kurikulum apakah dapat menjadi jaminan agar pendidikan lebih maju?
BalasHapusSejatinya kurikulum itu dirubah sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan,hasil yg ingin dicapai pada perubahan kurikulum mungkin tidak langsung tampak,tapi pasti akan ada dampak positifnya,namun itu butuh waktu,dan juga dukungan dari para pengajar,agar kurikulum itu dpt dilaksanakan sebagaimana yg diharapkan,itu menurut saya bang@rezi
HapusSependapat@Rika_fitra adanya suatu perubahan kurikulum tersebut tak lepas kaitannya dengan perkembangan zaman dan kebutuhan, dan sedikit banyak dapat dirasakan hasil positif dari perubahan kurikulum tersebut tergantung para pendidik dan peserta didik melaksanakan kurikulum.tersebut.
HapusDengan kurikulum 2013 kesempatan siswa berbuat lebih banyak,demikian juga dengan gurunya.Dengan lebih banyak berbuat atau melakukan apalagi di dukung lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan,pembelajaran jd lebih bermakna bg diswa.Insya Allah kalau sudah demikian hasilnya pasti akan lebih baik lagi.begitu kire2
BalasHapusTerima kasih ibukku. Semoga komen dari ibuk bisa bermanfaat bagi teman yg lainnya.
Hapusseorang guru harus mengikuti pelatihan agar kurikulum yang ada sekarang ini bisa diterapkan dengan baik.
BalasHapusTerima kasih @Yella atas kunjungan dan masukannya.
Hapusdengan adanya tuntutan dalam dunia pendidikan, maka penyempurnaan kurikulum dilakukan agar setara antara kebutuhan akan pendidikan dengan perkembangan zaman, kurikulum k 13 merupakan suatu upaya pemerintah yang harus kita dukung dan kita laksanakan sesuai amanat
BalasHapusPerlu dipahami bahwa perubahan kurikulum sebenarnya merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kurikulum merupakan instrumen yang membantu praktisi pendidikan untuk memenuhi kebutuhan peserta didik
HapusTerima kasih atas masukan kepada bapak @abdul malik dan @suci ati.Semoga bermanfaat untuk yang lainnya
HapusKurikulum adalah alat utk mencapai suatu pendidikan yg dinamis berarti ini kurikulum hrs selalu di kembangkan sesuai dgn berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yg ada..
BalasHapusNah, jd apa prinsip dan landasan kurikulum utk pengembangan pendidikan terutama pd kurikulum pengembangan pendidikan dasar?
Prinsip kurikulum----->Relevansi->Fleksilibitas->kontinuitas->efektifitas->Efisiensi
HapusLanadasan kurikulum--->Filosofis->Psikologis->Sosiologis-Teknologis
ada harapan besar di balik perubahan-perubahan kurikulumum,selain menciptakan insan yang cerdas diharapkan juga akan lahir insan-insan yang penuh dengan akhlak-akhlah yang berbudi mulia.
BalasHapusSemoga harapan besar itu bisa terwujud dengan adanya perubahan-perubahan kurikulum pada saat ini sehingga kita semua menjadi insan yang cerdas dan melahirkan insan-insan yang berkwalitas.amin :)
HapusPenentuan dan penggunaan kurikulum yang tepat dan baik akan membantu proses pembelajaran yang baik pula serta hasil yang dicapai juga baik. Penggunaan kurikulum yang tepat tersebut dapat membantu tercapainya hasil belajar yang efektif, produktif, dan kreatif. Selain itu, kurikulum juga berfungsi untuk mengarahkan dan memahami potensi serta kelemahan yang ada dalam diri siswa. Jika telah memahami potensi dan mengetahui kelemahannya, maka diharapkan siswa dapat mengembangkan potensi dan memperbaiki kelemahannya.
BalasHapusTepat,cepat dan semangat.Tepat dalam menetukan penggunaan kurikulum, Cepat Menggunakannya dan semangat dan bersungguh-sungguh melaksankannya..
HapusKurikulum yang digambarkan sebagai dokumen tertulis yang berisi rumusan tentang tujuan, bahan ajar, kegiatan belajar-mengajar, jadwal, dan evaluasi harus telah disepakati dan di setujui bersama oleh para penyusun kurikulum dan pemangku kebijaksanaan dengan masyarakat terutama pelaksana pendidikan.
BalasHapusTerima kasih atas masukan dan kunjungannya pak.Semoga bermanfaat untuk yang lainny.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusPerubahan kurikulum berdampak positif dan negatif bagi mutu pendidikan. Dimana dampak positif nya siswa bisa belajar dengan perkembangan zaman yang semakin maju siswa dapat menemukan hal baru dalam pembelajaran. Sedangkan dampak negatif nya dengan perubahan kurikulum yang begitu cepat mutu pendidikan menurun hal ini di karenkan siswa tidak dapat menyesuaikan diri dengan sistem pembelajaran dengan kurikulum yang baru.
BalasHapusMkasih @Intan udah mampir. Maksih atas masukannya.semoga bermanfaat untuk yg lainnya
HapusKurikulum 2013 lebih menekankan PPK dan Literasi
BalasHapusTerima kasih kakak dah mau mampir di blog yudhis. Semoga yg di sampaikan bisa bermanfaat untuk yang lainnya.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapuskurikulum memang merupakan aspek penting dari sistem pendidikan. Tetapi kurikulum tidak akan mempunyai pengaruh yang besar jika tidak diiringi dengan peningkatan kualitas/kompetensi maupun skill dr guru. Karena keberhasilan pendidikan sangat dipengaruhi oleh kompetensi dari seorang guru.
BalasHapusYa setuju dengan @lusi Indasari yang terpenting Guru harus mempunyai kualitas dan skill dalam melakukan proses belajar.
HapusTerima kasih dah mampir @lusi Indasari
Selain kurikulum,kwalitas pembelajaran jg dpengruhi olh efektif tdkny kmuniksi yg trjdi di dlmny
BalasHapusbetul sekali buk @wirdawati, Kurang nya kwalitas seorang pengajar akan bisa berdampak negatif dalalm prose pembelajaran.
HapusTerima kasih sudah berkunjung ibukku.
Kurikulum tidak akan berubah jikalau tidak ada permasalahan atau pun suatu yang menyanggal sebelumnya, tentunya saja akan ada harapan baru yg ingin diwujudkan dan untuk mewujudkan itu semua kita membutuhkan tenaga pengajar yg handal, cerdar dab tentunya mempunyai tujuan yg sama sesuai kurikulum.
BalasHapusMohon bimbingan😊
Perkembangan zaman telah memberikan kontribusi besar terhadap seluruh perubahan baik dari segi kehidupan masyarakat, tidak terkecuali pada dunia pendidikan. Semakin berkembangnya suatu zaman maka semakin tinggi pula tingkat pendidikannya. Dalam perkembangan kurikulum tidak terlepas dari kebutuhan akan pendidikan.
HapusTerimah kasih .informasinya sangat bermanfaat.
BalasHapusSama-sama ibukku.Semoga bermanfaat untuk yang lainnya juga.:)
HapusKurikulum indonesia menurut saya akan membebani siswa dengan banyaknya materi yang harus dikuasainya. Akibatnya siswa harus berusaha keras untuk memahami dan mengejar materi yang sudah ditargetkan. Hal ini akan mengakibatkan siswa tidak akan memahami seluruh materi yang diajarkan. Siswa akan lebih cendrung memilih untuk mempelajari atau memahami sepintas tentang materi tersebut. Dampaknya, pengetahuan siswa akan sangat terbatas dan siswa kurang mengeluarkan potensinya, daya saing siswa akan berkurang.
BalasHapusSaya ingin bertanya bagai mana pendapat anda tentang tidak fokusnya siswa karena materi yg terlalu banyak sehingga dapat menyebabkan tersaingnya siswa indonesia dlam bidang materi tertentu dri negara lain yg lebih fokus pada satu bidang materi?
Sebelumnya Terima kasih kepda @Angra yang telah mampir di blog saya.
HapusBaiklah saya bisa mengambil kesimpulan dari komentar @angra bahwa yang jadi maslahnya membebani siswa terhadap kurikulum yang ada dan tidak fokusnya siswa karena materi yang di terapkan terlalu banyak. Jadi Pertama kita Tidak bisa menyalahkan Pihak mana pun terhadap penerapan Kurikulum di Indonesia, yang mana Kurikulum tersebut akan berkembang dengan perkembangan zaman pada saat sekrang.Semakin berkembangnya suatu zaman maka semakin tinggi pula tingkat pendidikannya.Maka kembali kepada hakekat seorang Guru,kearah tujuan mana impian guru tersebut untuk meningkatkan kwalitas cara proses mengajar terhadap kurikulum yang diterapkan. Penentuan dan penggunaan kurikulum yang tepat dan baik akan membantu proses pembelajaran yang baik pula serta hasil yang dicapai juga baik. Penggunaan kurikulum yang tepat tersebut dapat membantu tercapainya hasil belajar yang efektif, produktif, dan kreatif.Nah apabila Kwalitas Guru tersebut udah di benah dengan didasari oleh kurikulum yang ada maka kita siap untuk bersaing dengan pendidikan mana pun diluar sana.
Terima kasih@Angra Semoga Ada tambahan komentar dari pengunjung lain untuk melengkapi jawabnnya.
Trimakasih atas responnya min.
Hapusok @Angra Sama2
HapusGuru merupakan inti dari berjalannya kurikulum atau tidak. percuma bila semua fasilitas yang ada di sekolah tapi guru tidak bisa menjalankannya dengan baik, maka itu akan terkesan percuma :)
BalasHapusSetuju @Difa untuk apa kalau fasilitas yang ada disekolah itu lengkap Tapi guru tidak bisa menggunakannya.
HapusPengembangan kurikulum 2013 perlu didukung oleh semua pihak
BalasHapusTerima kasih sebelumnya ibukku@Halimah
HapusBetul sekali buk Pengembangan kurikulum 2013 sangat membutuhkan dukungan semua pihak khususnya kepada Seorang Guru karna yang pertama dijukan adalah kepada guru supaya bisa menrapkan kurikulum tersebut dengan baik dan teraarah.
kurikulum merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pendidikan terhadap masyarakat.
BalasHapus@Firmansyah.Terima kasih telah berkunjung dan memberikan sedikit masukannya.Semoga semua masyrakat bisa memahinya.
Hapusbagaimana jika kurikulum yang telah ditetapkan oleh pemerintah ternyata tidak sesuai jika diaplikasikan di suatu sekolah? Tolong di jelaskan pak yudis??
BalasHapusbagaimana jika kurikulum yang telah ditetapkan oleh pemerintah ternyata tidak sesuai jika diaplikasikan di suatu sekolah? Tolong di jelaskan pak yudis??
BalasHapus@Monic.
HapusMenurut saya jika kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah tidak sesuai di terapkan di suatu lembaga sekolah, akan terjadinya singkron terhadap proses mengajar pembelajaran.Jika ini terjadi sebaiknya ada kesadaran diri individu seorang guru untuk menyadarinya bahawa yang diterapkan itu tidak sesuai dg apa yg diterapkan.Nah toh kenyataannya jikalau tidak ada perubahan juga sebaiknya Pemerintah ada pengawasan yg lebih ketat lagi kepada guru@ yang salah menerapkan kurikulum tersebut.Terima kasih
Kurikulum 2013 memiliki empat aspek penilaian, yaitu aspek pengetahuan, aspek keterampilan, aspek sikap, dan perilaku. Di dalam Kurikulum 2013, terutama di dalam materi pembelajaran terdapat materi yang dirampingkan dan materi yang ditambahkan.
BalasHapusTerima kasih kk@marisa udah mampir.dan moga yg disampaikan bermanfaat untuk yang lainnya.
HapusDengan semakin berkembangnya pergertian-pengertian kurikulum pada saat ini, diharapkan bisa diterapkan dengan baik oleh para pendidik.
BalasHapusSetuju Kurikulu yang terapkan harus bisa dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
HapusUntuk mencapai komponen kururikulum tujuan umum yang dirumuskan dalam bentuk kompetensi lulusan setiap jenjang pendidikan, seperti misalnya standar kompetensi pendidikan dasar, menengah, kejuruan, dan jenjang pendidikan tinggi. Agar karakter sisw dapat memenuhi syarat penilaian 😊
BalasHapuskurikulum adalah kunci penyelenggaraan Pendidikan karena kurikulum memuat segala sesuatu yang wajib di lakukan dan acuan bagi penyelenggara pendidikan. tanpa adanya kurikulum proses pendidikan yang di laksanakan menjadi tidak terarah, berdsarkan hal di atas di harapakan kpada penyelenggara pendidikan wajib memahami kurikulum yg digunakan untuk proses pendidikan yg di lakukan...
BalasHapusKomponen kurikulum sangat bermanfaat untuk pembelajaran disekolah dan tidak dapat dipisahkan...
BalasHapusK13 itu sangat penting kita pahami sebelum menerapkan ke peserta didik..
BalasHapusKarena k13 itu menuntut siswa banyak belajar dirumah, bukan di sekolah. Di sekolah hanya menerapkan saja.
Sekian dari saya