Minggu, 29 Oktober 2017

Implementasi Kurikulum 2013 di SD


Yudhistira Ahmad "La Tahzan"
My Story : "Sebelumnya saya ingin menjelaskan dimana posisi saya untuk membuat artikel ini. Seharusnya, artikel ini dibuat menurut pengalaman seorang guru tapi disini saya adalah Seorang Mahasiswa tampa ada pengalaman jadi seorang guru. Tapi saya ingin mencoba berbagi pengalaman dalam pengetahuan Ilmu saya sebagai Status Mahasiswa dan sebagai masyarakat biasa yang mengamati tentang Implementasi Kurikulum dilingkungan sekolah  yang ada. Pertama Tentang Pengertian Kurikulum secara nasioanl, Kedua tentang Implementasi kurikulum 2013, dan yang Ketiga apa-apa saja problem dalam Implementasi kurikulum 2013 ini".

A.    Pengertian kurikulum secara nasional
Dari beberapa definisi kurikulum di muka, pengertian kurikulum disempurnakan dalam UU Sisdiknas. yaitu Pengertian Kurikulum dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (Bab I pasal 1 ayat 19).
B.      Implementasi Kurikulum 2013
Salah satu pembeda kurikulum 2013 dengan kurikulum sebelumnya ialah Pendekatan scientific . Namun, masih banyak guru yang merasa kesulitan menerapkan pendekatan tersebut dalam mengajar. Kurikulum 2013 memang merupakan instrumen peningkatan mutu pendidikan. Namun, kurikulum bukan satu-satunya alat untuk meningkatkan mutu dari pendidikan tersebut. Peran kepala sekolah dan guru menjadi pendukung utama, agar kurikulum 2013 dapat secara signifikan meningkatkan mutu pendidikan indonesia hingga kini belum memenuhi standar mutu yang jelas dan mantap berdasarkan outputnya. Karena selalu berubah-ubah, tidak tetap.
Kurikulum 2013 sesuai dengan kurikulum KTSP mata pelajaran harus ditentukan terlebih dahulu untuk menetapkan standar kompetensi lulusan, tetapi pada kurikulum 2013 pola pikir tersebut dibalik. Kedua, kurikulum 2013 memiliki pendekatan yang lebih utuh dengan berbasis pada kreatifitas peserta didik. Dalam kurikulum 2013 ditekankan pada penguatan karakter. Ketiga, pada kurikulum baru didesain berkesinambungan antara kompetensi yang ada di SD, SMP, SMA.
C.     Problemnya bagi Guru
Guru sebagai ujung tombak penerapan kurikulum, diharapkan bisa menyiapkan dan membuka diri terhadap beberapa kemungkinan terjadinya perubahan. Kesiapan guru lebih penting dari pada pengembangan kurikulum 2013.
    • Kenapa guru menjadi penting?
    • Apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran?
Karena dalam kurikulum 2013, bertujuan mendorong peserta didik, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan). Melalui empat tujuan itu diharapkan siswa memiliki kompetensi sikap, ketrampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif. Disinilah guru berperan besar didalam mengimplementasikan tiap proses pembelajaran pada kurikulum 2013.
Guru ke depan dituntut tidak hanya cerdas tapi juga adaptip terhadap perubahan. Kurikulum 2013 yang secara nasional mulai diberlakukan tahun ajaran lalu terus menjadi sorotan dan menuai beragam kritik.
Utamanya menyangkut implementasi yang dinilai masih banyak kekurangan. Sulitnya mengubah mindset guru, Perubahan proses pembelajaran dari teacher centered ke student centered ( Berpusat pada guru ke berpusat kepada siswa), Rendahnya moral , budaya membaca dan meneliti masih rendah, Kurangnya penguasaan teknologi informasi, lemahnya penguasaan bidang administrasi, dan kecenderungan guru yang lebih banyak menekankan aspek kognitif. Padahal, semestinya guru juga harus memberikan porsi yang sama pada aspek afektif dan psikomotorik. banyak guru yang belum mau menjadi manusia pembelajar. Padahal, seorang guru dituntut untuk terus menambah pengetahuan dan memperluas wawasannya, terlebih setelah diberlakukannya kurikulum 2013.
"Kurikulum 2013 ini menuntut guru untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif. Artinya, guru harus menjadi manusia pembelajar," tegas Furqon. (Ferdinand)
D.    Kesimpulan
Perubahan kurikulum KTSP menjadi kurikulum 2013 ini memang merupakan suatu langkah maju dari pemerintah Indonesia untuk menciptakan generasi yang lebih baik dan berkualitas. Baik dan berkualitas ini ditinjau dari segi penguasaan pengetahuan, penguasaan keterampilan, dan juga dimilikinya karakter yang mampu memperbaiki citra bangsa Indonesia yang bermartabat. Kurikulum 2013 diciptakan sebagai penyempurna dari kurikulum sebelumnya. Dalam implementasi kurikulum 2013 ini tentunya guru dituntut untuk lebih meningkatkan kinerjanya. Pengetahuan, keterampilan, dan sikap dari pendidik ini sangat diperlukan agar dapat melaksanakan kurikulum 2013 sesuai dengan amanat kurikulum. Bukankah untuk menciptakan generasi berpengetahuan tinggi, berketerampilan, dan berkarakter bagus diperlukan guru yang pengetahuan, keterampilan, dan karakternya dapat diandalkan. Rasanya akan menjadi mustahil jika guru yang berpengetahuan terbatas, tidak memiliki keterampilan mengajar yang baik, dan berkarakter negatif akan dapat menciptakan generasi yang baik. Untuk ini, implementasi kurikulum 2013 ini menuntut guru untuk mengubah paradigma negatif tentang kurikulum sehingga dengan terbuka melaksanakan kurikulum 2013 ini sesuai dengan yang seharusnya. Di samping itu, guru juga perlu meningkatkan kualitas dirinya agar pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang dibutuhkan dapat berkembang sesuai dengan perkembangan profesionalismenya.



50 komentar:

  1. Assalamualaikum pak yudist....menurut tinjauan pak yudist apa yang menjadi penyebab guru-guru ditempat pak yudist itu merasa belum siap atau belum mau berobah untuk melaksanakan kurikulum 2013

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalkumsaalam...Ya menurut tinjaun yudhiis banyak sekali penyebab guru2 belu siap untuk berubah untuk menjalankan k13 ini dengan baik salah satunya kurangnya kesadaran guru terhadap rendahnya mutu pendidikan dan kurang kesadran SDM itu swndiri terhadap dunia pendidikan di indonesia.

      Hapus
    2. Klu demikian Menurut pak yudist apa solusi dari permasalahan ini

      Hapus
    3. Kalau menurut yudhis solusi jalan terbaik dari permasalahn ini seorang guru hendaknya terlebih dahulu membuat suatu proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi diirinya untuk memiliki keterampilan,kekuatan spiritual keagamaan,kepribadiaan,akhlak dan kecerdasan.

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Artikel ny menarik , wlaupun tidak ad pengalamam mengajar lgsg tp secara garis besar itulah kendala yg dialami oleh sekolah dan guru dalam implementasi k13 ini . Menurut pendapat pak yudis bisakah kita indonesia menerpakan sepenuhny k13 ini dgn baik . Ad kah kiat dri pak yudis agar k13 ini berjalan sesuai yg di harapkan pemerintah ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih. Kalau cuma sekedar untuk menrapkan saja di indonesia memang jagonya lah.jadi saya jawab bisa.Tapi kalau untuk Pelaksanaan, yudhis rasa kurang.Sebab Begitu banyak kendala2 yang di keluhkan disekolah,salah satunya Rendahnya Mutu SDM itu sendiri dan ketersediaan buku pedoman untuk melaksanaknnnya minim. Dan harapan saya kedepan supaya k13 ini bisa dijalnkan dengan baik seorang gruu harus sadar akan perkembngan zaman.Sebab mutu pendidikan kita harus diiringi dengan perkembnagan zaman pada saat ini.Kurang lebih seperti.Terima kasih

      Hapus
  4. Dalam implementasi kurikulum 2013 ini tentunya guru dituntut untuk lebih meningkatkan kinerjanya. Nah, bagaimana cara kita meningkatkan kinerja guru dalam kurikulum 2013?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih.cara kita menigkatkan kenerja guru dalam k13 ini salah satunya meningkatkan kemampuan Profesioanl seorang guru.dalam kemampuan Profesioanl guru melingkupi menguasai bidang studi dalam kurikulum sekolah dan menguasai bahan pendalaman/aplikasi bidang studi, mengelola program belajar mengajar, mengelola kelas, menggunakan media dan sumber, menguasai landasan-landasankependidikan, mengelola interaksi belajar mengajar, menilai prestasi siswa untuk kepentingan pendidikan, mengenal fungsi dan program bimbingan penyuluhan, mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah, memahami prinsip dan menafsirkan hasil-hasil penelitian pendidikan guna keperluan mengajar.

      Hapus
  5. menurut pak yudis'bagaimana cara membuat guru bisa lebih kreatif dalam pembelajar k13.?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Agar guru dapat menyajikan proses pembelajaran yang menarik, memberi motivasi dan menginspirasi guru harus senantiasa mengintropeksikan dirinya dengan berbagai masukan positif yang didapat dari berbagai sumber seperti buku-buku, televisi, dunia maya/internet, kegiatan seminar pendidikan, pengembangan dan training yang dilakukan departemen pendidikan atau sekolah yang bersangkutan berkaitan dengan metode dan berbagai hal yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan belajar siswa.

      Hapus
  6. Bagaimana menurut pendapat saudara yudis untuk menjadikan guru sebagai manusia pembelajar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih ibuk. Untuk Menjadikan guru sebgai manusia Pembelajar, Guru harus terus belajar dan belajar untuk meningkatkan kualitas guru tersebut.Guru merupakan role model atau contoh bagi para siswanya, maka tampilan awal guru sangat berpengaruh terhadap kelanjutan pembelajaran para siswanya

      Hapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Dalam implementasi kurikulum 2013, Guru harus berupaya keras untuk lebih meningkatkan Kemampuan dalam memperlihatkan prestasinya agar kurikulum 2013 dapat secara signifikan meningkat mutu pendidikan, juga seorang guru harus bisa memahami prinsip perubahan dalam kurikulum 2013, terutama berkaitan dengan memberi pelajaran dan melakukan penilaian.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju @viraica Guru hendaknya menyadari diri sendiri bagaimana cara meningkatkan kemapuan di dirinya sendiri.Terima kasih

      Hapus
  9. Benar sekali yudis,yg harus dipersiapkan terlebih dahulu pada implementasi k13 ini adalah guru,jika guru sdh siap,mau dibawa kemanapun arahnya bisa,tetapi sebaliknya,jika blm ada kesiapan dari guru untuk menerima k13,pasti akan ada saja keluhan2nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul kak, Sesulit appun kurikulum yang diterapkan oleh pemerintah Guru harusnya siap menerima nya.Sebab kurikulum yang diterapkan pastinya beriringan dnegan perkembangan zaman.Terim kasih

      Hapus
  10. ass, berdasarkan artikel diatas dalam penerapan kurikulum 2013 mengapa dalam pelaksanaan pendekatan saintifik termasuk dalam problema dalam penerapan kurikulum 2013, pada hakikatnya di kurikulum sebelumnya pendekatan saintifik sudah dilakukan, namun penekanannya saja yang di lakukan di kurikulum 2013, mengapa bisa demikian?

    BalasHapus
  11. Kurikulum 2013 membuat guru harus kreatif dalam pembelajaran. Menurut anda bagaimana cara membuat guru menjadi kreatif khususnya bagi guru yang sudah senior?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau ditanya cara agar guru senior untuk menjadi kreatif sulit juga ya buk.Tapi menurut yudhis salah satu kendala guru senior itu pkurangnya pengetahuan tentang teknologi. Jika guru senior tersebut bisa menguasai teknolgi guru senior tersebut mungkin lebih kreatif dalam mlakukan proses pembelajaran.Terima kasih

      Hapus
  12. pada implementasi kurikulum 2013, hal pokok dalam penilaian adalah sikap,pengetahuan, dan keterampilan...khusus untuk sikap lebih ditonjolkan dan ini dilakukakan untuk menangkal rendahnya nilai moral yang dimiliki siswa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul pak @ifoul Penilaian sikap harus lebih ditonjolkan agar bisa menangkal rendahnya nilai moral pada diri peserta didik.Terima kasih

      Hapus
  13. memang benar pak Guru sebagai ujung tombak penerapan kurikulum, diharapkan bisa menyiapkan dan membuka diri terhadap beberapa kemungkinan terjadinya perubahan. Kesiapan guru lebih penting dari pada pengembangan kurikulum 2013.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya Benar buk @monic dalam penerapan k13 ini Kesiapan guru lah paling Utama harus di laksakan sebab Kesiapan guru lebih penting dari pada pengembangan K13 itu sendiri. Terima Kasih

      Hapus
    2. Penekanan kurikulum 2013 pada aspek sikap,yaitu penanaman nilai-nilai karakter yang berakar pada budaya bangsa dilakukan agar generasi penerus bangsa memiliki kepribadian yang baik dan tidak kehilangan jati diri.

      Hapus
    3. Iya ibuk @Zaitun... Terima Kasih

      Hapus
  14. menurut anda Apa saja yang dapat di lakukan kepala sekolah dan guru agar kurikulum 2013 dapat terlaksana secara signifikan meningkatkan mutu pendidikan indonesia, karena hingga kini belum memenuhi standar mutu yang jelas dan mantap Karena selalu berubah-ubah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya Guru hendaknya mengikuti setiap sosialisasi yang diberikan oleh LPMP, dan mencari solusi dari setiap masalah yang dihadapi bersama dengan kepala sekolah. Apabila kepala sekolah dan guru tidak menemukan solusi dari masalah yang ada, maka kepala sekolah meminta bantuan kepada pengawas sekolah untuk mencari solusi dari masalah tersebut.Terima kasih

      Hapus
  15. Siap tidak siap guru harus melaksanakan K13 karena K13 sudah menjadi kurikulum nasional. Menurut anda apa yang harus dilakukan seorang guru agar tujuan pendidikan tercapai optimal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul buk dalam k13 ini siap tidak siap guru harus menjalankannya karena telah menjadi kurikulum nasional.Nah menurut saya guru harus bekerja secara aktif,kreatif,inovatif dan penuh ras tanggung jawaab untuk menerapkan k13 ini supaya k13 ini tercapai secara optimal.dan guru juga harus menyiapkan diri setidaknya guru sudah mengusai IT.terima kasih

      Hapus
  16. Artikel nya bagus pak Yudis cukup menambahkan pengetahuan seputar k 13 meski pun kita belum bukan tidak ada pengalaman mengajar di SD tapi dengan adanya sharing tentang implementasi kurikulum yg sekarang ini sangat berdampak positif buat kita menjadi semakin yakin bahwa seorang guru adalah suatu pekerjaan yg sangat mulia,karena kita di tuntut menjadi seorang yg kreatif inovatif dan aktif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih buk@marisa. Betul buk dengan adanya sharing antar guru kita bisa mengetahui secara luas masalah2 apa saja yng dihadapi disekolah dalam Iplementasi k13 ini.

      Hapus
    2. Menurut saudara apakah kurikulum 2013 perlu ditinjau kembali

      Hapus
    3. Menrut pandangan saya dari beberapa kendala yang diresahkan di berbagai sekolah2 tentang k13 ini sebaiknya kurikulum k13 perlu dikaji ulang atau ditinjau kembali agar dalamm penerapannya tidak mengalami masalah..Terima kasih

      Hapus
  17. Menurut Yudis salah satu pembeda kurikulum 2013 dengan kurikulum sebelumnya ialah Pendekatan scientific, apa landasannya memilih pendekatan scientific ini?

    BalasHapus
  18. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  19. Kurikulum 2013, menuntut guru untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif. Artinya, guru harus menjadi manusia pembelajar. Permasalahannya, masih banyak guru yang belum mau menjadi manusia pembelajar. Padahal, seorang guru dituntut untuk terus menambah pengetahuan dan memperluas wawasannya, terlebih setelah diberlakukannya kurikulum 2013.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul sekali pak masalah yang dihdapi dalam k13 ini salah satunya masih banyak guru yang belum mau menjadi manusia pembelajar.Sebaiknya guru harus terus menambah pengetahuan dan memperluas wawasannya. Terima kasih

      Hapus
  20. Menurut sy...guru lebih meningkatkan untuk meningkatkan pendidikan secara oftimal dapat dilakukan centennial menambah lmu pengetahuannya tentang pendidikan dan memperbanyak pengalaman tentang mengajar yg berkaitan dgn iptek masa sekarang...dgn menggunakan IT..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju pak...Dengan menguasai IT guru mungkin lebih luas wawasan yang di perolehnya.Terima kasih

      Hapus
  21. mengacu pada permasaahan-permasalahan tersebut ,pastinya pemerintah harus mengubh atau pling tidak memudahkan pelaksanaan kurikulum 2013 ini,jika yang ingin di capai adalah keterampilan sebagai hasil yang paling bnyk di harapkan pada sekolah dasar akan lebih baik jika dlm penilaian juga tidak terlalu di pusingkan dengan format-format penilaian yg menyulitkan,dan dalam hal ini juga guru ke dpannya di tuntut tidak hanya cerdas tetapi juga adaptip terhadap perubhan kurikulum 2013 ini,trma ksih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya buk @susi Harusnya Guru untuk kedepannya dituntut tidak hanya cerdas tetapi guru juga harus adaptip terhadap perubahan k13 ini.Terim kasih

      Hapus
  22. Kalau sudah d tetapkan oleh pemerintah artinya itu sudah merupakan sebuah kepentingan dan kebutuhan kita,, sehingga kurikulum sebagai acuan

    BalasHapus
  23. Untuk membawa guru aktif kreatif dan inovatif dalam implementasi kurikulum 2013 dilakukan peningkatan kompetensi guru terhadap IT dan paedagogiknya tak lupa kompetensi keprofesian juga

    BalasHapus
  24. Menurut pendapat anda apabila kurikulum 2013 sudah terimplementasi sesuai dengan proses yang telah di tentukan tetapi hasil belajar masih menurun upaya apa yang sebaiknya di lakukan oleh guru untuk meningkatkn hasil belajar siswa?

    BalasHapus
  25. Apakah perbedaan kurikulum yang lama dengan yang baru?apa hanya ikut2an mengikuti perkembangan tahun saja?ataukah memang benar-benar ada pengembangan di setiap pointnya?apa faktor yang menyebabkan kurikulum berubah?

    BalasHapus
  26. untuk meningkatkan kompetensi guru bisa dengan membuat pelatihan pembuatan media pembelajaran, meningkatkan emahaman guru tentang K13,
    meningkatkan pemahaman tentang pemaduan antar muatan pelajaran dalam pembelajaran tematik dan memberikan pelatihan tentang IT

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul Pak @Dion Benar adanya Untuk meningkatkan Kompetensi guru bisa dengan membuat pelatihan pembuatan media Pembelajaran dan Pelatihan Tentang Ilmu Teknologi.Terima kasih

      Hapus

Evaluasi Pelaksanaan Kurikulum 2013